liburan akhir tahun part 1

Akhit tahun selalu menyenangkan. Akhir tahun selalu menyisakan waktu untuk liburan. Begitu juga akhir tahun ini. Bertambah lengkap pula, apabila bisa dihabiskan bersama orang yang kita sayangi.

Sesuai rencana juklak yang telah disepakati, hari pertama liburan akhir taun gw bareng iir bakal diarahkan ke bilangan lembang di bandung utara. Mengendarai supra 125 R di tengah hari nan cerah itu membuat kami bersemangat menantikan petualangan-petualangan yang akan kami hadapi.

Tentu saja, sebelum lepas landas , perut nan kosong di siang hari haruslah terisi agar membawa motornya tetep fokus. Ayam goreng purwokerto menjadi tempat perhentian pertama kami.

*dua porsi ayam bakar ludes

Selesai makan, saat nya petualangan di mulai. Gw geber motor hitam ini dengan kecepatan steady di sekitaran 50km/jam. Jalanan menuju lembang sangat lancar. Walau gw sebenarnya gak tahu banget tuh d’ranch dimana, tp untungnya petunjuk jalan sangat jelas sehingga membantu dengan baik. Dari perempatan pasar lembang, jika kita dari arah bandung, tinggal lurus saja. Dari arah subang berarti belok kiri. Jangan khawatir karena ada spanduk besar bertuliskan d’ranch yang keliatan dari simpang empat itu. Sekitar pukul 3 sore, kami berhasi mencapai d’ranch. Memasuki area ini untuk pertama kalinya, bermodal info googling hari-hari sebelumnya. Ternyata apa yg gw baca kurang deskriptif. Sebelumnya gw berharap area mirip koboi dengan kuda-kuda kekar dan lapangan rumput yang luas. Tp begitu masuk,,,emang sih ada kudanya, ada area mirip koboinya tp kok banyak permainan anak2 dimana-dimana ya. Ada speda buat anak2, ada flying fox buat anak2, ada euro bungy buat anak2. Jangan2 ini wahana wisata keluarga ? Ups,,,cocok dong kalo gitu . Hahaha …..

Nggak begitu masalah. Yang terpenting bukanlah tempat berliburnya. Tapi bersama siapa kita berlibur ^^. Begitu kita mengetahui kondisi lapangan yang sebenarnya….pikiran untuk berfoto sampai mabok pun makin menjadi2. FYi, tiket masuk d’ranch hanya 5 ribu rupiah yang tiketnya dapat ditukarkan dengan welcome drink berupa yoghurt yang segar. Tetapi, untuk permainan2 didalam nya, itu mesti beli tiket lagi. Termasuk untuk menunggang kuda sebesar 15 ribu atau delman sebesar 25 ribu. Ada spot2 menarik untuk berfoto, misalnya area tunggangan kuda, rumah indian, kolam2 dan gerbang bertuliskan d’ranch di tengah tanah lapang. Dari puluhan foto yang berhasil diambil pilihan terbaik gw jatuh untuk foto ini. So sweet kan ya ?? Hahaha ….

*see the future

Bres dari d’ranch, masih ad waktu untuk wisata alam berikutnya. Menimbang jarak dan waktu, pilihan akhirnya jatuh pada curug maribaya. Bermodalkan petunjuk arah di depan dranch, si supra item kembali melaju di tengah udara yang mulai sejuk. Tidak jauh memang, 20 menit saja kita sudah sampai di curug ini. Segera setelah membeli tiket masuk seharga 3.250 per orang, kita dpat menikmati keindahan beberapa curug kecil dan curug omas yang rada gede. Ada kolam air panas juga. Satu hal yang jadi catatan adlah tempat ini kurang terawat. Tapi, tetep…kita cari spot2 buat foto. Dari beberapa foto yang berhasil diambil pilihan terbaik jatuh pada foto ini :

*air terjun yang ‘gede’

pukul 6 sore, kita pun meninggalkan curug dan beranjak pulang ke bandung. Di tengah perjalana kita melihat tahu lembang, sebuah foodcourt yg baru buka menawarkan konsep alam dan permainan buat keluarga. Karena tempatnya cukup unik , kita pun tertarik dan memutuskan untuk berhenti sejenak. Ternyata, untuk masuk ke area, kita harus membayar 5ribu per orang, mendapatkan voucher yg ditukarkan dengan susu kdelai. Jadinya mirip d’ranch. Hahaha… . Berkeliling sebentar, karena tidak tertarik dengan makanan2 yang dijual, kita hanya berkliling di halaman yang menyediakan permainan maze, enggrang, atf,flying fox dan saung2 buat makan. Kita pun coba2 bermain maze. Labirinnya lebih seru dari rumah kacanya dufan. Cukup lama juga kita buat nyari jalan keluar. Untung, disaat2 genting insting cowok yang lebih mudah membaca peta ini keluar dan mengantarkan kita ke pintu keluar. Seperti biasa, di tengah2 maze pun kita mencoba berfoto2 dan hasilnya dua foto independen ciamik dibawah ini :

* bingung cari jalan

Beres dari tahu lembang, perut pun berbunyi menandakan sudah seharusnya kita berhenti untuk makan. Dari banyak pilihan yang tersedia diputuskan untuk mampir ke sapulidi (ngiler liat titz di blognya). Keadaan malam yang cukup dingin membuat kita ingin cepat2 duduk , meminum sesuatu yang hangat sambil mengisi perut kosong ini. Kira2 sejam saja dari tahu lembang kita pun sampai dan mulai makan di saung yang bukan ada sawahnya. Konsep memukul kentongan untuk memanggil waiter batal karena tongkat pentungan nya udah ilang. Jadilah pake cara tradisional dengan berteriak mas/mba. Setelah memesan makanan dan minuman, lagi-lagi kita berfoto2 untuk mengabadikan momen2 indah kebersamaan seperti ini.
Pilihan jatuh pada foto ini yang berhasil mengeluarkan seluruh ekspresi sehingga muka gw yang biasanya bajingan tampak lebih alim dari biasanya.

*muka alim yang jarang muncul

Asyiknya liburan akhir tahun hari pertama ini semoga berlanjut dengan kegembiraan – kegembiraan yang lain. Semoga besok tidak hujan. Amiiin….

One thought on “liburan akhir tahun part 1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s