upgrading Vista to Windows 7

Setelah cukup bersabar dan bersikeras tidak mau migrasi ke 7 sebelum rilis versi RTM, akhirnya saya sekarang melakukan migrasi juga. Tidak seperti biasanya, dimana OS selalu menjadi bawaan ketika orang tua saya membelikan komputer (winXp) atau notebook (winVista), kali ini 7 saya dapatkan dengan usaha yang lumayan menarik dan tetap secara Legal. Hidup software legal. Hohoho ….

Saya memilih metode upgrade karena di laptop ini telah banyak terinstall program-program yang saya butuhkan dan agak malas juga jika melakukan installasi ulang jika memilih clean installation. Saya ingin share pengalaman ketika melakukan upgrading ini karena ketika ingin menginstall ini saya tiga kali mengalami kegagalan :

  1. Vista SP 1 atau 2. Ya, ternyata Vista saya bukan versi SP apa pun sedangkan untuk upgrading butuh terinstall SP 1 atau SP2. Hal ini menunda migrasi saya 1 hari lebih lama karena butuh mendownload service pack dari micrsoft download center yang ukurannya 400 MB lebih. Sayang nya peringatan ini muncul di awal sekali pada pengecekan kompatibilitas sehingga saya berpikir ketika Vista SP 1 sudah terinstall maka urusan saya sudah beres, ternyata :
  2. Butuh Harddisk space minimal 16 GB. Mungkin ini untuk keperluan temporary file ketika instalasi. Saya terpaksa menguras program-program yang mengisi banyak sekali ruang di harddisk . Corel Draw, PostgreeSQL, Macromedia Flash, StarUML dan Java Development Kit yang rata2 berukuran 700 MB resmi saya uninstall. Saya sampai menghapus beberapa restore point di System Recovery dan menon-aktifkan mode hibernation yang dapat menghemat hingga 2 GB, ternyata belum selesai :
  3. 7 Cukup resek juga ternyata, beliau meminta HDD Protection bawaan Toshiba diuninstall terlebih dahulu. Dengan keyakinan bahwa hal ini tinggal dilakukan dari Control Panel ->Program and Features saya mencoba meng-unistall si HDD ini. Hasilnya, komputer langsung BlueScreen. BlueScreen yang pertama dalam 1 tahun terakhir. Saya restart dan cek pada task manager ternyata service HDD ini jalan di background. Pergi ke Administrative Tools -> Service dan matikan terlebih dahulu service HDD Protection. Ketika saya stop servicenya, BlueScreen kedua muncul. Saya restart dan masuk ke safe mode, ternyata di safe mode HDD tidak aktif tapi tidak dapat diuninstall. Sial. Pindah ke mode biasa, saya set start nya service HDD itu menjadi manual sehingga tidak dipanggil ketika start-up. Blue Screen. Ketika saya restart lagi, service tidak berjalan otomatis. Pergi ke Program and Features dan uninstall dapat dilakukan tanpa melihat BlueScreen yang keempat.Akhirnya,,,instalasi dapat berjalan namun sebelum itu terdapat peringatan :
  4. Setelah 3 contraint diatas, ketika instalasi juga ada peringatan bahwa bluetooth stack toshiba dan daemoon tools akan diuninstall secara otomatis dan ternyata memang benar ketika instalasi selesai dua barang berguna ini sudah lenyap dari notebook ini.
  5. Selesai instalasi, audio tidak dapat berjalan dengan baik. Ternyata dapat diatasi dengan merefresh atau reinstall driver dari Device Manager.

Nah, Win7 sekarang sudah tertanam di dalam notebook tercinta. Tinggal mengeksplor fitur baru dan pengembangan yang dapat dilakukan dengan 7.

3 thoughts on “upgrading Vista to Windows 7

  1. masih bingung juga, katanya di windows 7 ada program dari vista yg tidak bisa dijalankan di 7, saya punya notebook dgn OS vista, sekarang agak kesel sama OS tersebut karena suka hang di windows eksplorer…

    1. sebenarnya di 7 kita bisa mengatur suatu program dijalankan dengan compatibilitas OS yang mana, klik kanan program -> properties -> compatibility

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s