writing is fun …

Dari smp hingga sma banyak jenis tulisan yang coba saya gunakan. Menulis prosa misalnya,atau sebut saja cerita pendek. Bermula dari kesenangan membaca cerita pendek di tabloid2 atau kumpulan cerpen, saya pun ikut-ikutan mencoba menulis cerita pendek, berdasarkan pengalaman pribadi ataupun rekaan fantasi. Beberapa cerpen saya ikutkan lomba, ada yang saya buat untuk konsumsi pribadi atau saya berikan kepada teman. Menarik. Karena kita dapat berekspresi dengan diksi Bahasa Indonesia yang luar biasa banyak, dan hingga kini setiap saya membaca novel ada saja kata yang baru saya ketahui. Dulu dari membuat cerpen, saya dapat membeli handphone N 7610 dari duit hasil menang lomba.

Berterima kasih kepada Rako Prijanto karena berkat puisi-puisinya di AADC membuat saya tertarik untuk coba-coba bikin puisi. Mula-mula mirip pantun, tapi kemudian lama-lama saya belajar menggunakan kata-kata yang tidak biasa dalam percakapan sehari-hari, dirangkai membentuk rima yang bernada. Menarik. Bagus. Begitu setidak nya pendapat teman-teman saya. Sehingga dulu pernah membuat puisi pesanan ulang tahun, atau karena ada hari besar, untuk membujuk pacar :p sampai yang menghias di buku tahunan SMA saya adalah sebagian kecil prosa saya. Menarik, karena kita dapat berekspresi dengan kalimat yang tidak selalu harus lengkap, kadang hanya satu kata tapi dapat menguraikan makna. Puisi juga sempat menggembungkan kantong saya di jaman SMA, sayang sekarang keinginan menulis puisi tidak pernah muncul lagi.

poem
poem

Novel tidak pernah menjadi ajang peruntungan saya dalam menulis. Bagi saya itu terlalu panjang. Menulis berjam-jam untuk itu belum pernah saya coba. Lain hal nya dengan esai. Saya beberapa kali mengikuti lomba Esai. Bagi saya,esai ibarat cermin untuk memantulkan pemikiran selayang pandang kita terhadap sesuatu hal. Tentunya esai sedikit lebih mengikat namun tidak perlu panjang. Kita dapat membeberkan sedikit fakta disana. Berkat pengalaman menulis cerpen, gaya menulis esai saya nyaris ibarat cerpen yang berisi pendapat dan fakta. Lomba esai cukup sering di jaman SMA, dulu sampai bikin nama ganda, satu atas nama saya dan satunya adik saya. Tapi bisa-bisanya menang keduanya. Bersyukur. Menarik. Karena berkat esai saya bisa berjalan-jalan ke beberapa tempat dengan gratis.  Tetapi, masuk jaman kuliah, menulis esai begitu sulitnya. Ternyata di Indonesia mahasiswa-mahasiswa nya punya pemikiran luar biasa kritis. Sangat kritis malah. Peruntungan di dunia esai hanya sampai masa SMA. di Kuliah beberapa lomba pernah saya coba ikuti dan hasilnya nihil. Hehe…ada masanya.

Sedikit lebih serius adalah menulis karya ilmiah. Lebih panjang namun dituntut harus terstruktur. Berdasarkan fakta. Dengan pembahasan yang rasional dan komprehensif. Dulu coba-coba bikin karya ilmiah untuk mengumpulkan rupiah dan beberapa ada yang berhasil. Tapi, lagi-lagi jaman kuliah ini lebih sulit. Namun di sini saya belajar menyenangi membuat tulisan dalam bentuk paper/makalah dengan format seperti di jurnal-jurnal. Terima kasih untuk Pak Rinaldi yang selalu memberikan tugas menulis. Kesempatan itu memberikan waktu untuk menuliskan apa yang sudah dilakukan atau apa yg sedang didalam pikiran. Menarik. Membuat kita terlihat sangat intelektual dan punya pemikiran yang inovatif.

Artikel. Dulu saya bekerja sebagai kontributor majalah di SMA. Saya lanjutkan di kuliah bersama Xpressif di HMIF. Membuat artikel bagi saya berbeda lagi resepnya. Nilai kekinian menjadi hal yang diperhatikan. Cara penyampaian nomor dua , yang penting substansi. Menyenangkan mengetahui ada orang yang bertambah wawasannya setelah membaca artikel . Menarik . Karena sebelum membuat artikel kita pasti riset kecil2an sebelum menulis. Membuat wawasan kita juga berkali lipat lebih banyak.

artikel

Era digital melahirkan konsep Blog kependekan dari weBlog. Haha….di blog saya dapat menulis apa saja. Bahkan hanya satu kalimat, atau satu kata. Bebas. Blog adalah media pribadi yang sangat menyenangkan. Tidak perlu mengharapkan pembaca untuk mengejar hits. Bagi saya blog adalah cermin lain yang bisa memantulkan sisi apa saja dalam hidup. Tidak perlu serius. Tidak harus selalu bercanda. Kadang memiliki makna. Kadang tidak. Menarik. Karena disini saya belajar menceritakan hal-hal yang saya ingin tulis kepada orang. Menarik. Karena saya tidak peduli apakah ada yang membaca atau tidak.  Lebih menarik lagi mengetahui ada orang-orang yang membaca dan memberikan sedikit komentar.

blogpost
blogpost

Buku. Suatu hari saya ingin menulis buku. Saya bangga dengan Pak Rinaldi yang mengutarakan pengetahuannya menjadi dalam bentuk buku. Semua serinya sangat bermanfaat. Algoritma, Matematika Diskrit, Kriptografi dan Pengolahan Citra Digital. Begitu runut dan mudah dipahami. Menulis buku punya tantangan tersendiri,selain cukup panjang, juga harus dibuat sedemikian rupa dapat di gunakan  baik bagi orang awam sekalipun. Menarik. Karena kita dapat berbagi pengetahuan yang kita miliki. Bukankah ilmu yang bermanfaat juga akan kembali pada kita dalam bentuk pahala yang dijanjikan Allah SWT. Saya mencoba memulainya dengan ebook kecil beberapa waktu lalu. Meski ada reward yang saya kejar, tetapi menulis ebook, atau lebih umum lagi, buku. Sungguh pengalaman yang lain lagi dari pengalaman-pengalaman sebelumnya.

ebook
ebook

Cerpen, puisi, esai, karya tulis,paper, presentasi, artikel, blog post,ebook dan buku. Ya, rasanya menulis itu menyenangkan. Writing is fun! Really fun!

2 thoughts on “writing is fun …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s