Ketika Sistem Berbasis Pengetahuan Dapat Menghibur

Ketika melihat beberapa plurk kanwil dan fakhry mengenai http://en.akinator.com/ saya pun tertarik untuk mencobanya. Ternyata permainan ini adalah bagaimana si sistem dapat menebak karakter yang sedang kita pikirkan. Bukan sulap bukan sihir lho.

OKe,jadi singkat nya akinator akan menanyakan sejumlah pertanyaan, dan kita harus menjawabnya dengan lima pilihan yang tersedia dr ya, tidak tahu, hingga tidak. Untuk permainan pertama saya memikirkan SBY. Setelah sejumlah pertanyaan (sekitar 15-an) si avatar nya web menampilkan jawaban saya dengan tepat. Menakjubkan bukan ?

Masih belum percaya dan cukup agak penasaran,karakter kedua saya coba dengan Dian Sastro. Sayang sekali kali ini avatar gagal menebak. Tebakan pertama ia menebak artis berwajah oriental. Hingga tebakan ke-3 tetep saja tebakannya wajah2 gdis oriental padahal saya sudah menjawab pertanyaan apakah si karakter tinggal di negeri sendiri sudah saya jawab IYA. Setelah tebakan nya gagal, muncul form untuk memasukkan karakter yang sedang kita pikirkan.

Tiba2 saya agak nakal. Saya pun akan menantang si sistem untuk menebak karakter artis muda yang digemari para pria. Tidak kurang dari 15 pertanyaan lalu si avatar muncul dan mengeluarkan gambar dan persis dengan karakter yang akan saya uji ,

akinator

Makin takjub saya. Kemudian saya uji dengan Steven Gerrard dan akinator kembali berhasil menebak dengan benar.

Ok,masuk bagian seriusnya. Saya cukup kagum dengan konsep game ini. Menurut saya , game ini menerapkan konsep sistem berbasis pengetahuan menjadi bentuk yang tidak ngejelimet. User cukup menjawab multiple-choice sehingga sistem akan membangkitkan rule sesuai dengan kebutuhannya. Ketika sampai pada tahap kesimpulan, sistem akan menebak. Kalau jawaban ini salah, maka sistem akan mengaktifkan rule baru sekaligus menyimpan kegagalannya menjadi fakta baru ke dalam sistemnya. Hebat bukan ? Ketika seluruh jawaban gagal, akan ditampilkan form dimana user bisa memasukkan karakter yang sebenarnya. Dengan demikian sistem akan kembali memperoleh pengetahuan baru dan akan semakin memperkaya pengetahuan yang sudah dimiliki. Singkat kata, makin sering game dimainkan sistem akan semakin pintar. Dan , user sekaligus berperan sebagai knowledge source bagi sistem.

Ketika sistem gagal menjawab, dan saya meng-entry nama karakter yg tidak berhasil ia jawab. Maka ia akan memunculkan form dan menampilkan list dari nama-nama yang menurut sistem ada hubungan dengan karakter yang ia ketikkan. Saya tidak tahu apakah nama-nama ini tadinya sudah diinput atau di search secara online. Tapi, setidaknya dengan adanya google,bing dll yang menyediakan API nya secara bebas hal semacam itu dapat dilakukan.

Inilah suatu bukti , ketika kreativitas dapat dicapai, suatu teknologi dapat dijadikan menjadi sebuah hal yang menarik. Selama ini saya melihat penggunaan sistem berbasis pengetahuan pada penggunaan area medis,dan hal2 yang ribet. Tapi, si akinator memberikan bukti SBP dapat menghibur kita juga. Hal ini tentu berbeda dengan peteranswer.com yang sebenarnya menggunakan sistem tipu-daya :D.

Tapi, apakah sistem ini benar-benar menggunakan SBP di dalamnya tidak bisa saya konfirmasi. Sementara ini hanya hasil analisis sementara saja. Tapi, tetaplah,idenya menarik

3 thoughts on “Ketika Sistem Berbasis Pengetahuan Dapat Menghibur

  1. ja, klo gw membayangkan misalkan ada situs macem ini yg diisi pengetahuan tentang benda apapun dari pertanyaan2 yg ada dan bisa add knowledge juga, ini bisa dijadiin OTAK yg tahu segalanya. 😀

    @kanwil
    yg paling aneh gw dapetnya: “someone who always press probably no just to see what happens” padahal gw gak sering2 amat mencet probably no 😛

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s