kerispatih yang kini patah

Akhirnya, Kerispatih mengumumkan pemberhentian Sammy sebagai vokalis dari Kerispatih. Tentunya semua dari kita telah mengetahui bahwa Sammy baru saja ditetapkan sebagai tersangka pemilik dan pengguna 0.5 mg shabu-shabu. Dalam konferensi pers-nya, Badai, mewakili Kerispatih menyatakan bahwa keputusan ini telah dibuat dengan pertimbangan yang masak, persetujuan manajemen dan untuk kebaikan kedua belah pihak.

Tentu semua kita terkejut, begitu pula saya ketika mendengar kabar Sammy ternyata berhubungan dengan narkotika. Saya, sebagai salah seorang yang menyenangi lagu-lagu Kerispatih (menurut saya musikalitasnya lebih baik dari grup2 yang sekarang sedang naik daun) sangat menyayangkan hal tersebut. Kerispatih, menurut saya merupakan sedikit dari banyak grup band yang tetap memperhatikan selera konsumen tanpa mengurangi kualitas musik yang mereka usung. Tak pernah ikut2an dengan tren yang berkembang. Bahkan mereka tidak suka lypsync ketika tampil di acara2 musik pagi hari televisi. Apalagi mereka selalu berimprovisasi ketika tampil live. Lagu2nya sangat romantis. Musiknya pun kreatif.

image

Meski dari pihak ibunda Sammy sempat mencecar Badai bahwa Badai sendiri sejak lama memang sudah tidak menyenangi Sammy, rasanya perbuatan Sammy memang tidak dapat kita benarkan sama sekali. Secara jelas bahwa perbuatan tersebut melanggar hukum. Makanya meski sebagian pihak menyayangkan pemberhentian, hingga ada yang membawa alasan2 kemanusiaan, kesetiakawanan,,,hm,,,,rasanya itu di tempat yang berbeda deh. Pihak label sebagai organisasi yang berada di wilayah hukum Indonesia, sangat wajar mengeluarkan putusan yang sejalan dengan hukum, termasuk pemberhentian personel band yang terbukti menggunakan narkotika. Apalagi, akibat kasus ini, Kerispatih harus membatalkan kontrak tur 30 kotanya (yang katanya bernilai 1 M). Bayangkan fans yang kecewa dan kerugian yang didapat oleh label, Kerispatih, dan tentu saja Sammy sendiri.

Tidak ada kata lain. Narkotika memang mengerikan, menyebalkan dan membahayakan. “SAY NO TO DRUGS” meski terasa begitu ringan pengucapakannya, efek jangka panjangnya ternyata sangat nyata. Lihatlah kasus2 orang yang menggunakannya bukanlah menjadi sesuatu yang mau kita contoh.

Saya jadi ingat, pernah membuat sebuah cerpen berbahasa Inggris tentang narkotika, silahkan bagi yang ingin membaca nya disini .

4 thoughts on “kerispatih yang kini patah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s