Bad Estimation

Hm, diujung semester 8 ini ada pikiran yang sangat mengganggu, yaitu TA. Bukan, bukan menganggu karena saya tidak bisa lulus di bulan Juli ini. Saya tidak terlalu berobsesi untuk lulus 3,5 tahun, 4 tahun dan seterusnya. Hal itu bukan masalah. Yang menjadi ketidaknyamanan saya adalah karena gagal memenuhi ekspektasi orang tua. Untungnya perihal ketidaknyamanan ini sudah lumayan reda.

Bagi teman-teman 2007 yang akan segera mulai mengambil TA, mungkin tulisan ini dapat jadi berguna. Sebelum memutuskan mengerjakan TA. Untuk pemanasan, jika belum mendapat topik TA mungkin bisa membaca dahulu blogpost saya disini .

Nah, hal pertama yang ingin saya kisahkan adalah bagaimana keteledoran saya dalam membagi waktu. Foto diatas adalah foto seminar I saya, tgl 21 januari 2010. Keteledorannya dimana ? Baru di akhir Maret saya mulai melakukan pengerjaan kembali. Disini ada jeda dua bulan yang ketika saya pikir ulang, “kok bisa ya,,,kemana aja ya selama 2 bulan itu ?”. Setelah seminar I usai tampaknya saya begitu terbuai untuk sedikit bersantai dan terus mengerjakan hal-hal lain. Ada satu proyek yang di-pending. Dan tidak berbuah apa-apa. Mengikuti satu lomba dan Alhamdulillah berbuah manis. Tapi itu lain soal. Intinya adalah time management yang buruk. Sayang sekali, selama empat tahun ini saya merasa cukup baik membagi waktu namun teledor di masa-masa akhir. Moral pertama , time management. Terlalu klise ? Lah memang itu sepertinya yang sangat berperan. Rasanya ada baiknya memberikan deadline kepada diri sendiri. Kalau mau kisah sukses, mungkin bisa seperti Aqsath. 2 hours daily for TA. Hasilnya ? Memuaskan. Time management, gan ! Seriusan.

Kedua, stakeholder yang berhubungan dengan TA kita. Pastikan diawal bahwa pada pengerjaan tidak akan mempersulit diri sendiri. Misalnya butuh kontak di pemda, atau butuh bantuan pihak lain. Jika tidak di atur dengan baik pada akhirnya kita menjadi tergantung dan mempersulit pengerjaan TA. Seringkali birokrasi dengan bantuan pihak lain, lembaga lain dan orang lain dapat cukup menyulitkan. Surat menyurat takes time. Belum lagi kalau surat2 ditengah jalan pada hilang. Walaupun kita hanya membutuhkan data. Apalagi justru kalo butuh bantuan . Harus diatur dengan baik. Lebih aman mungkin kalau mengerjakan TA yang kira-kira tidak membutuhkan atau tergantung sama orang lain. Hal seperti ini dapat dihindari dengan memiliki topik-topik TA yang sesuai : data bisa di dapat sendiri, pengujian hanya butuh diri sendiri. Aman.

Ketiga, motivasi. Jernihkan motivasi. Tumbuhkan semangat mengerjakan. Mungkin salah satu cara ya dengan mengingat orang tua, untuk membanggakan orang tua. Atau biar cepet lulus agar dapat segera meminang pasangan. Apapun. Tapi motivasi penting, gan! Dan motivasi juga perlu dijaga. Kalo tidak, memulihkan nya kembali sulit. Teman mungkin bisa menjadi jawaban . Melihat teman-teman semangat ngerjain TA mungkin bisa jadi pemacu juga.

Tiga hal ini yang membuat estimasi saya berantakan karena tidak saya lakukan. So, lesson learned, pastikan ketiganya tidak menjadi halangan. Atur waktu, pastikan stakeholder akan membantu dan motivasi untuk mengerjakan. Penting. Biar tidak merasa tidak enak seperti saya hari ini. Untungnya bisa dinego dengan hal lain tapi tetap aja sih kurang sreg.

Sekarang , sudah dijalani. Dan saya sudah memilih . To do list : lanjutkan TA, teruskan Mosaic dan gitaran buat teman2 yang diwisuda Juli . Pick once, and live the consequences.

 

imageSomeday, I will:D

4 thoughts on “Bad Estimation

  1. Assalamu ‘alaikum mas,

    Saya abis mampir di BLog mas, wahh.. sangat bagus dan bermanfaat apalagi seperti pemula kayak saya.
    Dan betapa senangnya apabila mas, mau juga mampir di BLog saya yang sangat sederhana.. hehe 😀

    Ini alamat blog terbaru saya http://baru2.net

    Salam kenal,
    Dedy Kasamuddin

  2. iseng2 buka eh ada postingan baru..
    hoho maap yah ide ir jd nyusahin..jd ga enak judulnya aja bad estimation 😦
    dr yg wanita adalah sumber inspirasi eh skrg malah jd “menjerumuskan”
    sumpaahh maaaaapp ga maksud..ayoo smangat oktober..harus berhasil!! amin 🙂

  3. iya tu ir.. puja di sini senewen mlulu bawaannya…
    klo uda ngomongin TA lgsg emosian….
    terbebani kyknya… :p

  4. oh ya cal?? duh maap deh yg disana malah jd pelampiasan..
    biar ga terbebani brarti mesti lebih giat dikasi motivasi cal 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s