Berapa lama anda mengurus KTP ?

Sebelum menulis postingan ini, untungnya saya sempat menonton re-run From Bandung With Love yang ditayangkan di tivi. Setidaknya rasa gemes melihat birokrasi negeri ini sedikit mereda melihat akting ciamik dan senyum nan menawan dari Marsha Timothy. Pertanyaannya adalah, birokrasi apa yang sedang kita perbincangkan ? Simpel tapi fundamental karena berkenaan dengan banyak manusia di negeri ini, Pelayanan Publik.

Sebenarnya saya (tadinya) cukup bangga dengan negeri ini. Ada beberapa perubahan yang signifikan terkait pelayanan publik yang sudah saya nikmati, setidaknya dalam 2 tahun terakhir. Benar-benar saya nikmati. Sebut saja pelayanan perpanjang SIM. Dahulu pengurusan SIM ini cukup ribet. Membutuhkan biaya terutama jika kita terdesak dengan waktu. Penggunaan calo segera akan menjadi alternatif utama. Tapi tidak sekarang kawan. Sekarang perpanjang SIM hanya memakan waktu tidak lebih dari sehari saja. Apalagi jika anda menggunakan jasa sim keliling. Perpanjangan hanya memakan waktu tidak lebih dari 15 menit. Kenapa teman-teman ? Ya, karena seluruh datanya sudah tersimpan sedemikian rupa dalam database online yang dapat diakses dalam hitungan detik. Dan dengan suatu program pengambilan gambar dapat dilakukan dalam hitungan detik. Dan dalam hitungan menit pula SIM dapat segera di print. Problem solved. Bapak senang, dan anda senang.

Itu baru SIM. Mari berbicara tentang STNK. Saya sudah dua tahun ini mengurus perpanjangan STNK. Setahun lalu kantornya masih kecil dan pelayanan nya jauh dari memuaskan. Calo masih bergentayangan . Dan tidak hanya calo bahkan si petugas terkadang membisikan tawaran “biar cepat mas sini saya urus “ dengan hati-hati sambil melihat apakah muka kita berkata “Saya butuh cepat, Saya butuh cepat”. Tapi tidak tahun ini. Prosedurnya lebih rapi, SOP terpampang jelas. Sudah sangat jelas tidak ada pungutan dan jangan anda mau kalaupun diminta. Perpanjang STNK kini hanya butuh waktu setengah jam. Ya, setengah jam.

Apalagi kawan ? Passpor. Ya Passpor. Dulu mengurus passpor hanya bisa dilakukan sesuai dengan domisili KTP kita berada. Dan durasi pengerjaannya bisa lama banget. Itu dulu kawan. Meski saya warga kota P tapi saya dapat membuat passpor dengan cepat di kota B. Meski durasinya masih berkisar di satu minggu lebih. Ada prosedur yang bertele-tele menurut saya. Kenapa membayar formulir dan pengembalian harus di hari berbeda dan beberapa hal lainnya. Saya yakin sebenarnya bisa lebih cepat dari itu. Buktinya calo saja ada yang menawarkan bikin passpor dalam 1 hari jadi. Terbukti sebenarnya prosesnya diperlama.Tapi tidak apa-apa kawan, seminggu masih bisa ditoleransi. Setidaknya saya tahu prosesnya harus melalui persetujuan di tingkat pusat. Setidaknya agak lama sedikit bolehlah. Passpor, kita mau keluar negeri. Harus hati-hati.

Tapi, ini KTP kawan. Yang bikin saya kesal bukan main. Bukankah jika ingin memperpanjang KTP logikanya waktunya bisa lebih cepat ya ? Menurut hemat saya, harusnya seluruh data itu sudah tersedia. Sama halnya seperti SIM , jadi tinggal datang dan urus bla bla sedikit lalu jadi. Tapi tidak ini kawan . Memperpanjang KTP masih pakai prosedur lama yang panjangnya lumayan bikin malas. Kita harus minta surat keterangan dari Pak RT setempat, ditandatangi dan minta ke RW setempat, lalu ditandatangani. Sampai sini saya tidak menemui kesulitan meski sudah mulai protes emangnya penting begitu ya harus pakai beginian. Apa gak bisa retrieve data dari database yang udah ada. Toh saya bermaksud memperpanjang bukan membuat baru. Tapi begitu sampai kantor lurah. Nah ini. Kita butuh tanda tangan pak lurah. Saya punya pikiran positif bahwa pelayanan di negeri ini sudah mulai membaik. Jadi karena saya tidak ingin mengganggu waktu istirahat para pegawai di kantor lurah maka saya mengunjungi kantor lurah setelah pukul 1. Sesampainya disana, saya diterima dengan baik, surat permohonan dapat dibuatkan tapi tidak bisa ditandatangani. Katanya sih sudah jadi rahasia umum kawan, kalo PN* dinegeri ini suka pulang cepat. Tapi kok bisa sampai separah itu ya. Alhasil saya harus menunggu hingga besok pagi.

Hari ini adalah besok pagi itu kawan . Saya menuju kantor lurah pagi-pagi (jam 9-an) dengan harapan suratnya sudah jadi. Hingga saya bisa segera ke kantor kecamatan. Sesampainya disana, surat saya belom ditandatangani karena si bapaknya masih rapat. Saya diminta datang kembali pukul 2 sore. Saya patuh, setidaknya saya hadir 15 menit lebih awal. Alhamdulillah, suratnya sudah kelar. Saya sudah liat di papan bahwa biaya leges ini bernilai Rp 2500. Ketika saya mau pulang saya pun ditanya, “Sudah bayar mas ?”. Tentunya belum. Disini saya ingin menguji kejujuran si bapak, “Berapa pak biayanya" ?”. “Terserah saja mas”.

=)) . Failed . Kalau saya bayar seratus perak gimana ? mau ? udah jelas2 ada harganya toh di papan kenapa masih membuka peluang-peluang untuk mendapatkan lebih. Tidak apa-apa gak terlalu gede juga. Jam baru pukul 2 dan menurut petugas di keluarahan kecamatan masih buka sampai jam 3 dan saya masih bisa mengejar kesana. Itulah yang saya lakukan kawan. Memacu motor matic dengan kecepatan tinggi dan saya tibda disana sekitar pukul 2.10.

Apa yang saya dapati ? Tutup kawan. Bukan tutup sembarang tutup. Si petugas KTP masih berkeliaran disekitar situ, bercengkrama namun sudah memberikan papan tutup di loket pelayanan. Saya lihat pengumuman loket bahwa Senin-Kamis buka jam 8 – 15. Saya kucek-kucek mata takut salah lihat. Kan baru jam 14.15 ya , kok udah tutup . Kucek-kucek sedikit lagi ndak berubah. Berarti saya ndak salah lihat, Kayaknya yang salah lihat ya si petugasnya. Alhasil pengurusan harus ditunda lagi hingga besok . Lihat-lihat papan pengumuman katanya sih bakal butuh 8 hari kerja untuk menghasilkan KTP saya. Kok lama amat sih. Bikin KTM di IT* aja pas daftar ulang cuma hitungan jam. Heran saya.

Kecewa sih. Saya kira pelayanan publik di Indo dengan beberapa contoh perbaikan diatas sudah menyeluruh . Tahunya, mulai dari hal yang paling simpel aja, buat KTP kok susah amat prosedurnya. Bikin NPWP aja bisa lebih mudah dari itu. Saya isi online datanya dari kota B, dan besoknya ibu saya mengambil di kota P dan lancar-lancar aja. Ini kok udah di kota yang sama masih seperti ini. Lama. Berbelit-belit. Saya yakin harusnya bisa lebih cepat dari itu. Dan yang bikin paling kesel adalah korupsi waktunya itu loh. Plislah, masih ada 45 menit itu sampe batas waktu tutup eh loketnya udah ditutup aja gitu.

Semoga pak SBY yang bilang gaji PNS mau dinaikin 10% bisa membuat para abdi negara itu duduk lebih lama sedikit,45 menit aja sampai jam kerja nya benar-benar selesai. Saya bangga dengan negeri ini. Saya apresiasi perbaikan yang ada. Tapi tidak bisa saya pungkiri masih ada juga hal-hal yang menyebalkan seperti ini. Semoga blog post ini tidak dibaca petugas bersangkutan dan KTP saya masih bisa keluar. Oh iya, lagian dari tadi saya tidak menyebut kota tertentu bahkan nama negara tertentu. So, saya harusnya clear.

6 thoughts on “Berapa lama anda mengurus KTP ?

  1. kecewa memang..knp membuat ktp masih sulit masih ada pungli (pungutan liar) bahkan di jakarta membuat ktp samapai 6 bulan.padahal zaman sudah modern,online secara internet sudah ada dimana2..kecewa..kecewa..kecewa

    1. saya membuat KTP sebulan blm jd…..saya juga heran……seharusnya negara ini nggak usah ada PNS…..swasta semua….biar profesional……..saya dipondok Benda kecamatan pamulang tangerang selatan banten……

  2. @eli, coba dech urus dl punya sendiri, jgn cuman katanya A ato “siapa saya br urus cuman sehari/dua hari”. Sy urus ktp 5bln, bikin KK (br merid) 3mggu. Jd butuh setengah tahun buat ngurus kk sama ktp baru. Ckckck… Birokrasi memble. Bingung gmn nanti mo bikin paspor nya.

  3. Gini dech kl hidup di indo. Kita bangga jd wni, tp birokratnya yg bikin males, mentalnya ud bobrok. Soalnya dr recruitment sdh bermasalah. Kdg berharap ktp/sim/paspor dll bisa berlaku seumur hidup, jd mengurangi kontak masyarakat dgn PNS. Ato minimal semua online, bs diupload sendiri jd tggl validasi sama petugas saja.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s