Jalan-Jalan ke Taiwan

Bulan Maret yang lalu, saya berkesempatan untuk menghadiri acara MVP ComCamp (http://mvp.microsoft.com/en-us/comcamp2014.aspx) yang diselenggarakan di Taiwan. Acara ini adalah salah satu agenda Microsoft Taiwan untuk memperkenalkan teknologi dan update terbaru kepada komunitas developer dan IT Pro di Taiwan. Saya sendiri mengisi satu sesi, pada track Developer dengan judul WIndows Phone and Azure Mobile Services.

Perjalanan ke Taiwan bagi orang Indonesia membutuhkan Visa yang harus kita urus sebelumnya. Karena Indonesia menerapkan “One China Policy” yang artinya hanya mengakui satu negara China, maka pengurusan visa ini tidak dilakukan di embassy Taiwan ataupun China melainkan ke kantor TETO (http://www.roc-taiwan.org/id/mp.asp?mp=292) di kawasan SCBD.  Pengurusan VISA Taiwan cukup mudah, dapat diurus sendiri maupun via travel – baca disini. Alternatif lain bagi warga Indonesia yang memiliki visa US atau Schengen yang masih berlaku, Anda dapat memperoleh dokumen resmi perjalanan ke Taiwan (tanpa Visa) dengan mendaftar website yang ditunjuk. Tata caranya dapat dibaca disini : http://travelawan.com/blog-travel/cara-mudah-mengurus-dan-membuat-visa-taiwan.html . Enaknya pengurusan visa alternatif ini kita tidak perlu repot-repot datang ke Jakarta dan menunggu, karena dokumen dapat diperoleh secara online. Untungnya saya masih punya VISA US yang masih berlaku sehingga selain menghemat waktu tidak perlu ke Jakarta, dapat juga menghemat uang hingga RP 500,000, jumlah yang perlu kita keluarkan jika mengurus ke kantor TETO.

Hari Pertama

Saya menggunakan pesawat Air-Asia Jakarta-Singapura dilanjutkan dengan menggunakan Jetstar Singapura-Taiwan dan sampai pada hari 21 Maret 2014 di Taiwan sekitar pukul 6 pagi. Mengingat jadwal technical meeting masih sekitar sore hari, saya berencana untuk keliling-keliling sekitar Taipei. Saya ambil CityBus dari Bandara menuju Taipei City Hall Station. Perjalanan dari Bandara menuju kota memakan waktu sekitar 1 jam.

Sesampai-nya di Taipei City Hall Station saya ambil MRT menuju Longshan Temple. Ini adalah salah satu kuil yang cukup ramai dikunjungin oleh masyarakat sekitar. Sesampainya disana saya berkeliling sebentar, melihat banyak rombongan wisatawan dan masyarakat berdoa.

WP_20140321_10_19_18_ProWP_20140321_10_21_13_ProWP_20140321_10_28_07_ProWP_20140321_10_32_47_Pro

Selesai dari melihat-lihat kuil, saya kembali menggunakan MRT menuju istana pemerintahan Taiwan. Sebenarnya sih berencana ke Camera Street, satu area dimana banyak orang menjual kamera namun setelah berkeliling hampir setengah jam tempat yang dicari tak kunjung kelihatan. Akhirnya saya lanjut ke Chiang Kai Sek Memorial Hall, salah satu area yang diperuntukkan bagi salah satu tokoh terkenal di Taiwan tersebut.

WP_20140321_11_20_33_ProWP_20140321_12_03_46_Pro

Kebetulan sekali ketika saya kesana, di area tersebut sedang ada pagelaran Panda Kertas sejumlah ribuan panda disebar di area lapangan di Chiang Kai Sek Memorial Hall. Hati ini pun sedikit terhibur karena akhirnya dapat melihat ‘panda’ dari dekat Smile.

WP_20140321_12_07_10_ProWP_20140321_12_08_55_ProWP_20140321_12_12_24_ProWP_20140321_12_23_49_ProWP_20140321_12_20_41_Pro

Di area ini saya berkeliling, selain melihat ‘panda’ juga menuju lokasi patung Chiang Kai Sek, sebagai tempat penghormatan bagi tokoh terkenal ini. Ini area yang cukup sakral, karena kita tidak boleh berbicara terlalu keras. Bahkan salah seorang wisatawan yang mengambil foto dari dekat-pun dilarang. Alhasil saya hanya mengambil foto dari jarak yang lumayan jauh namun menggunakan fitur zoom di Lumia 920 saya.

Selesai berkeliling sebentar, saya memutuskan untuk kembali ke hotel, untuk beristirahat. Disini saya bertemu dengan rekan sesama MVP yang akan mengisi acara besok hari. Sekitar sore hari, kami menuju tempat technical meeting, Taipei New Horizon, untuk melihat ruangan dan rundown  presentasi.

Hari Kedua

Hari kedua adalah hari pelaksanaan kegiatan ini. Acara dimulai sekitar pukul 9 pagi hingga jam 4 sore. Para MVP yang berkumpul di hotel diminta sekalian untuk check out karena setelah dari tempat acara sore-nya kita tidak akan menginap di hotel yang sama melainkan akan beristirahat di salah satu area leisure park di pinggiran Taiwan.

MVP ComCamp di mulai dengan sesi keynote oleh perwakilan Microsoft Taiwan, dari jam 9-11 dilanjutkan dengan sesi pengenalan produk Microsoft terbaru. Setelah makan siang, sesi tiap track dimulai dan hadirin dibagi-bagi menjadi beberapa ruangan.

WP_20140322_09_30_55_ProWP_20140322_09_34_08_Pro

Audien yang hadir sekitar 30 orang, sangat pas dengan kapasitas ruangan yang tersedia. Menurut MVP Lead kami, di Taiwan memang jarang acara seminar yang dibawakan menggunakan bahasa Inggris. Bahkan, menurutnya acara ini adalah acara pertama kali di Taiwan yang diselenggarakan Microsoft, dimana ada satu track khusus yang berbahasa Inggris. Saya membawakan materi yang cukup ringan, bagaimana fitur-fitur di Azure Mobile Service dapat membantu kita mengembangkan aplikasi mobile di Windows Phone tanpa terlalu pusing mengurusi sisi backend.

10153825_10152326132559233_317414505_n1557661_10152313634454233_1280129700_n

Tentunya pengalaman yang menarik, dapat berkenalan langsung dengan para MVP dari negara-negara di Asia Tenggara. Kita bertukar informasi mengenai keadaan di negara masing-masing, potensi bisnis dan potensi kerja sama yang bisa dilakukan. Selain itu acara ini juga dihadiri langsung oleh MVP Lead dari Redmond, yang secara khusus ingin melihat langsung acara ini dari dekat.

Selesai acara selama satu hari ini, kita menuju Tae Chung Leisure Park, tempat perisitrahatan dimana terdapat perkebunan dan taman alam yang menarik untuk dikunjungi. Sesampainya di tempat tersebut, sudah waktu-nya tiba makan malam. Dari panitia, mengadakan acara sambutan dan memberikan penghargaan dan hadiah bagi para MVP yang menympatkan hadir. Saya sendiri menikmati acara-nya kecuali makanan yang dihidangkan karena harus selalu berhati-hati untuk bertanya apakah makanan-nya mengandung bahan-bahan yang tidak boleh saya makan.

WP_20140322_18_51_56_ProWP_20140322_19_01_16_ProWP_20140322_19_49_09_Pro1959454_840491885976598_299451771_n

Selesai acara ‘pesta malam’ tersebut kita masih ada satu kegiatan lagi di farm, yaitu belajar membuat lentara kertas. Acara ini cukup unik karena kita diminta untuk membuat lentara kertas, yang bisa digunakan di acara-acara Taiwan, menuliskan-nya dengan harapan-harapan dan menerbangkannya ke langit. Dengan keterbatasan ‘kreativitas’ kerajinan tangan, akhirnya kelompok saya berhasil membuat lentera ini dan menerbangkannya ke langit malam itu.

WP_000025WP_000022WP_000021

Hari Ketiga

Hari ketiga, kita mengadakan kegiatan pagi di Tou Cheng Farm. Diawali dengan senam pagi bersama MVP seluruh Asia Tenggara. Setelah senam, diadakan games untuk menjalin keakraban diantara peserta yang hadir. Masing-masing diberikan dua balon dan diikat di kaki masing-masing. Tujuannya adalah menyerang tim lawan sedemikian sehingga balon-nya habis. Tim dengan balon terbanyak adalah pemenang-nya.

Tentu saja, meski yang hadir adalah para MVP,yang biasa-nya kalem dibelakang laptop bekerja,tiba-tiba semuanya menjadi ‘ganas’ satu sama lain.

1982301_10152315265764233_552996396_n1422469_10152315270964233_145983348_n

Dan tentu saja pemenang-nya adalah tim Biru, gabungan para MVP dari Malaysia,Singapura,Thailand dan Indonesia.

1240075_10152315263859233_737491643_n

Lelah dari permainan bersama ini,kita diantar untuk berkeliling Tou Cheng Farm. Terdapat satu guide, asal Filipina yang lancar berbahasa Inggris sehingga kita mendapatkan informasi yang menarik mengenai Farm ini. Di Area Farm yang besar ini terdapat beberapa area peternakan, seperti ayam,bebek, kambing dan babi. Selain itu terdapat tempat penyulingan anggur yang masih beroperasi dan produk-nya dijual ke pasar terdekat. Selain itu ada kebun bawang, kebun wortel dan kebun-kebun lainnya. Peserta dipersilahkan memetik wortel langsung dari kebon sendiri dan diperbolehkan dibawa pulang.

1966869_10152315728694233_57487398_n

Sebelum pulang, masih ada kegiatan satu lagi,yaitu membuat vinnegar ala Tou Cheng Farm. Setiap orang disediakan bahan-bahan yang diperlukan seperti air gula, tomat, botol dan pembungkus. Setelah diajarkan cara pembuatannya, kita membuat vinnegar ala masing-masing.

WP_20140323_10_05_42_Pro

10154402_10152315700094233_321579026_nWP_20140323_10_20_18_Pro

Sayang karena saya tidak membawa barang di bagasi, vinnegar buatan sendiri terpaksa tidak bisa diangkut sehingga akhirnya saya berikan ke tim Microsoft di Taiwan saja. Semoga mereka baik-baik saja, jika benar nanti menikmati minuman tersebut. Katanya sih, minumannya baru bisa dinikmati setelah 3 bulan dari tanggal pembuatan.

Selesai bercengkrama di Toucheng Farm, seluruh partisipan diantar kembali ke pusat Taipei untuk kembali ke negara masing-masing. Saya bersama Matt,rekan seperjuangan yg baru bertemu disana masih punya satu agenda lagi, yaitu mengunjungi Taipei 101, gedung yang sempat menjadi gedung tertinggi tersebut. Selama beberapa waktu kita mengelilingi Taipei 101, naik ke atas dan melihat Taiwan secara 360 derajat.

WP_20140323_15_43_53_ProWP_20140323_15_46_35_ProWP_20140323_16_43_29_Pro

Selesai dari Taipei 101, saya,Matt dan Camilla ( MS Redmond) turun dan mencari restoran terdekat untuk mengisi perut. Sambil membicarakan prospek dan seluk beluk kegiatan MVP dan plan yang ada. Sekitar sore hari, kita berpisah, dan saya melanjutkan perjalanan ke Taipei Main Station untuk berbelanja mencari oleh-oleh.

Agak sulit berbelanja di Taiwan karena kebanyakan dari mereka menggunakan bahasa setempat dan sedikit sekali yang dapat berbahasa Inggris kecuali petugas publik seperti petugas di stasiun,terminal dan sebagainya. Untuk berbelanja, saya harus memanfaatkan google translate dan menunjukkan hasil translasi-nya ke penjual toko. Untungnya para penjaga toko sangat ramah dan baik sekali memandu saya berbelanja.

Setelah belanja selesai, saya ambil bus tujuan Bandara dan bersiap kembali ke Indonesia menggunakan Air Asia, dengan jalur Taiwan-KL-Bandung. Kali ini saya ambil tujuan akhir Bandung agar supaya tidak perlu spare  waktu 4 jam Jakarta-Bandung.

Perjalanan yang cukup singkat, tapi membawa banyak pengalaman dan tentunya kenalan baru dari para MVP di asia tenggara. Semoga ada kesempatan lagi untuk hadir di acara seperti ini.

One thought on “Jalan-Jalan ke Taiwan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s