Membangun Etalase

Poster-Banzai LUMIA

Apa yang perlu dilakukan jika kita ingin memulai berbisnis fashion ? Sebagian penjual, yang memiliki cukup modal, akan mencoba mencari tempat  untuk memperlihatkan barang dagangannya. Penjual yang mengandalkan media sosial akan mulai memotret satu per satu koleksi jualan dan menaruhnya di situs facebook atau instagram. Penjual yang memiliki budget tidak terlalu longgar mungkin memilih mendirikan situs online dan memamerkan daftar produk agar dapat diakses melalui website. Tiga metode berbeda tapi satu dalam tujuan. Hal pertama yang dilakukan ketika berbisnis adalah menemukan cara untuk menunjukkan kepada orang lain, apa yang dapat  ditawarkan. Apa yang kita mampu lakukan. Sejauh apa koleksi yang bisa kita sediakan.

Ini juga strategi pertama yang kami lakukan di Radya Labs,  Bandung-based mobile software company, perusahaan yang ikut saya dirikan pada tahun 2011 lalu. Enam orang anak muda yang baru lulus dan belum memiliki track record. Pun kita tidak cukup beruntung memiliki koneksi yang cukup luas untuk mendapatkan proyek-proyek IT yang dapat dijadikan sumber pemasukan. Sehingga mau tidak mau, kita harus membangun etalase sendiri untuk memberi tahukan kepada para calon klien apa yang dapat kita lakukan.

Poster-DS LUMIA

Untuk mengisi etalase Radya Labs, kita merencanakan secara sporadis membangun banyak aplikasi mobile  di platform Windows Phone. Ide aplikasi tidak menjadi masalah. Kita cukup sadar bahwa untuk mengisi toko aplikasi yang masih sangat baru dibuka, belum diperlukan aplikasi killer atau aplikasi yang memiliki banyak fitur. Berbeda dengan kondisi saat ini, dimana pengguna mulai aware dan sadar dengan banyak pilihan dan kualitas aplikasi mobile. Medio awal 2011 adalah masa dimana jumlah aplikasi di store sangat minim, sehingga punya banyak ruang untuk bergerak.

Poster-Tausiyah LUMIA

Meskipun demikian bukan berarti kami ingin mengisi etalase secara sembarangan juga. Kata kuncinya adalah membuat aplikasi yang berguna (meskipun hanya untuk diri sendiri) dan memiliki tema. Dan ini kami mulai dengan membuat aplikasi Banzai Nihongo, aplikasi untuk belajar bahasa Jepang.

Sekarang mungkin kita bisa berdebat betapa sederhananya aplikasi tersebut. Tetapi aplikasi sederhana itu menjadi lebih menarik ketika menjadi aplikasi pertama Windows Phone yang dihasilkan oleh pengembang lokal. Itu pesan yang ingin kami sampaikan. Dan itu pesan yang ingin calon klien kami dengar.

Poster-OneClick LUMIA Poster-Toresto LUMIA

Dua kata kunci tadi : aplikasi yang berguna & tematik menjadi benang merah mengapa aplikasi-aplikasi seperti Toresto, OneClick, Eurofy, Tausiyah, Vena dan DailySocial dikembangkan sepanjang tahun 2011. OneClick adalah aplikasi pertama yang menggunakan API terbaru di update Mango dan berfungsi sebagai personal reminder. Toresto adalah aplikasi lokal pertama yang memanfaatkan fitur augmented reality untuk mencari tempat makan terbaik disekitar kita. Tausiyah diluncurkan bersempena dengan bulan Ramadhan, memberikan informasi terkait ibadah puasa dan lebaran. Eurofy dibuat untuk memberikan informasi terbaru pada penyelenggaraan Piala Eropa 2012. Vena, aplikasi imunisasi yang membantu orang tua memantau jadwal imunisasi diluncurkan bertepatan dengan bulan Imunisasi Nasional. Dan DailySocial, kita semua tahu bagaimana di masa itu (hingga sekarang) merupakan situs tujuan utama bagi para penggiat startup dan IT untuk mencari sumber informasi terbaru.

Poster-Eurofy LUMIA

Mungkin saat ini, kita tidak bisa lagi membuat aplikasi yang terlampau sederhana dan mempublikasikan-nya di store begitu saja. Selain katalog aplikasi yang sudah semakin banyak, adapula faktor lain yaitu semakin meningkatnya pengetahuan para pengguna mengenai ragam jenis aplikasi. Kualitas menjadi salah satu yang semakin dicari. Ataupun mungkin cara seperti ini masih bisa dilakukan, siapa yang tahu.

Yang jelas bagi kami, membangun aplikasi secara sporadis ini menjadi salah satu strategi yang kami lakukan untuk membangun etalase Radya Labs dan menurut saya, they’ve served their purpose.

Poster-Vena LUMIA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s