Menggunakan Android Emulator for Visual Studio 2017 Untuk Menguji Aplikasi Xamarin

Menggunakan emulator Android pada Visual Studio 2017 sedikit berbeda dengan versi 2015. Pada versi 2015, emulator diinstall pada saat instalasi visual studio dan xamarin tools. Pada saat mengembangkan aplikasi dan memilih menu deployment, emulator langsung tersedia pada menu dan bisa digunakan.

Pada versi 2017 hal ini sedikit berbeda. Untuk menggunakannya, ikuti langkah-langkah berikut ini :

  1. Install Visual Studio Community 2017 (https://www.visualstudio.com/vs/msft-android-emulator/)
  2. Jalankan Visual Studio 2017. Buatlah sebuah aplikasi Xamarin Form. By Default, pilihan Emulator tidak tersedia
  3. Nyalakan Visual Studio for Android

  4. Setelah itu kembali ke Visual Studio. Emulator akan muncul sebagai pilihan debugging.
  5. Pilih Kitkat dan jalan kan aplikasi. Aplikasi akan di deploy ke Emulator.

 

 

 

Xamarin Community Developer Day @ UNIKOM

On September 18th 2017, I and Codelabs Unikom organized Xamarin Community Developer Day in Bandung, West Java. The event was successful, attracted more than 200 participants. This event was also supported by Microsoft User Group Indonesia.

It was a one-day event, started from 9 am to 3 pm. There were total four speakers, each of them talked about different topics about Xamarin.

 

 

 

 

 

Instalasi Visual Studio + Xamarin

Instalasi Visual Studio + Xamarin

  1. Gunakan installer Visual Studio, baik yang VS Community ataupun versi lainnya. Pada contoh ini saya menggunakan Visual Studio Community 2015
  2. Pilih Custom Installation
  3. Pilih Cross Platform Development
  4. Pilih Next, lalu Install
  5. Installer akan menginstall semua SDK dan library yang dibutuhkan, termasuk mendownloadnya jika belum tersedia di mesin komputer Anda

Verikasi Instalasi

  1. Untuk memastikan instalasi berhasil, buatlah aplikasi Android sederhana
  2. Pilih File -> New -> Project
  3. Pada jendela template, pilih Android -> Single-View App (Android)
  4. Pilih emulator pada jendela debugging dan tekan Play atau F5
  5. Jika ini adalah pertama kalinya Anda menjalankan aplikasi, maka proses memanggil emulator akan berlangsung sedikit lama.
  6. Jika aplikasi berhasil masuk ke emualtor, maka proses kompilasi dan debugging sudah berhasil dan kita dapat memulai pengembangan

Verifikasi Xamarin Form

  1. Untuk memastikan instalasi berhasil, buatlah aplikasi Android sederhana
  2. Pilih File -> New -> Project
  3. Pada jendela template, pilih Cross-Platform -> Blank Xaml App (Xamarin.Form Portable)
  4. Klik kanan Project Droid, pilih Set as Startup Project
  5. Pilih emulator pada jendela debugging dan tekan Play atau F5
  6. Jika ini adalah pertama kalinya Anda membuat aplikasi Xamarin.Forms, maka proses build akan sedikit lama. Sekilas proses build Visual Studio terlihat tidak berprogress karena sesungguhnya Visual Studio sedang mendownload SDK/library tambahan yang dibutuhkan untuk Xamarin.Forms.
  7. SDK ini akan di install dan di unzip ke dalam folder <users>/AppData/Local/Xamarin. Perhatikan pada saat proses build berlangsung, isi folder terus bertambah
  8. Setelah semua tools / SDK di download proses kompilasi berjalan seperti biasa.
  9. Setelah kompilasi selesai, aplikasi akan masuk ke emulator dan bisa diuji coba.

 

Instalasi Visual Studio 2017

Referensi :

Open is the New Smart

On March 7, Web Foundation organized the “Open is the New Smart: Making Cities Work for Citizens” event, which aimed to kickstart a dialogue on the potential of open data to help improve lives by being a key enabler for citizen participation in building smarter, better cities in Indonesia. The event took place at the Goethehaus in Jakarta and hosted together with the Goethe-Institut Indonesien, Jakarta Smart City, and with the support of Making All Voices Count.

The event is aligned with the Open Data Day happening on March 4, an annual global gathering that challenges, celebrates and showcases the benefits of open data in communities to encourage the adoption of open data policies and initiatives at local and national levels. Through this event, we looked at the important shift from “smart” to “open cities”, touching on two of the four themes this year: tracking public money flows and using open data to benefit the environment.

In this event, I was participated as one of the speaker. I talked about how using technology (C#, xamarin and Web tech) we can build an android-based tablet application that used by City Firefigter Department to help them in daily operation. We built the prototype in only 10 weeks, showing that cross platform technology can help us accelerate the mobile development.The event was a great success, attended by 100 participants with various backgrounds.

Showcase Xamarin App for Jakarta Smart City

On January 21st 2017, I was presented our own xamarin app to the Jakarta Smart City team. JSC was a special unit in Jakarta government that in charge of IT and app development to improve public services.

I also explained in short, how to use xamarin and c# to build cross platform mobile development. In the backend, we used ASPNET and we touched that area also. The event was a great success, that government became aware that propietary software could also be used to develop application that work hand-in-hand in open source solution.

Bandung Developer Day #5

Tanggal 20 Desember yang lalu, A/BITS didukung oleh Microsoft Indonesia menyelenggarakan kegiatan Bandung Developer Day #5, acara yang bertujuan meberikan berbagai pengetahuan terbaru bagi para developer khususnya di kota Bandung mengenai teknologi pengembangan aplikasi menggunakan Xamarin.

Pada gelaran kali ini, format yang digunakan adalah workshop. Peserta diberikan materi satu sesi oleh Puja Pramudya, mengenai pengenalan teknologi Xamarin, kapan sebagainya digunakan dan kakas pendukung untuk pengembangan aplikasi. Setelah itu, dilanjutkan dengan sesi Hands-on-Labs, dimana para peserta mencoba secara langsung pengembangan aplikasi menggunakan teknologi Xamarin. Untuk sesi ini, dipandu langsung oleh Xamarin Developer Radya Labs Teknologi, yaitu Albilaga.

Berbeda dengan workshop-workshop sebelumnya, acara yang diberi tajuk Xamarin Party ini memang mengusung suasana ‘pesta’ karena panitia menyediakan pizza, soft drink dan snack kepada para peserta agar dapat mengerjakan aplikasi dengan semangat karena asupan gizi roti panggang italia . Acara ini dihadiri oleh 26 peserta dengan latar belakang kebanyakan mahasiswa dan developer perorangan.

img20161220133208 img20161220152955 img20161220163010 img20161220163026

whatsapp-image-2016-12-21-at-00-09-56

Bandung Developer Day #2

Tanggal 10 Desember yang lalu, FowabEdu didukung oleh Microsoft Indonesia, Dicoding dan Codelabs UNIKOM telah menyelenggarakan kegiatan Bandung Developer Day, acara yang bertujuan memberikan berbagai pengetahuan terbaru bagi para deeveloper khususnya di kota Bandung mengenai teknologi pengembangan aplikasi.

Pada event yang kedua ini, topik yang dibawa adalah pengembangan aplikasi berbasis Mobile. Acara diselenggarakan di UNIKOM Dipatiukur mulai jam 1 hingga jam 5 sore dan dihadiri hingga 100 mahasiswa dan pengembanga plikasi. Topik  yang dibahas adalah introduction to mobile product development, dibawakan oleh Andri Yadi, CEO Dycode. Topik berikutnya adalah cara membangun aplikasi mobile menerapkan prinsip-prinsip best practice dibawakan oleh Narenda Wicaksono, CEO Dicoding. Topik terakhir adalah cara menggunakan mobile analytic untuk memonitor lebih lanjut aplikasi mobile yang sudah dikembangkan oleh Adam Ardisasmita, CEO Arsanesia. Acara menjadi lebih menarik karena dibuka menggunakan alunan penampilan band lokal dari UNIKOM.

Andri memberikan lanskap informasi terbaru mengenai pengembangan aplikasi mobile. Hal-hal yang perlu diperhatikan terutama untuk membangun solusi berbasis mobile atau produk berbasis mobile. Pengenalan produk development disertai dengan teknologi pendukung seperti IOT, cloud dan device. Disini juga disampaikan kemampuan Azure, terutama Azure IoT dan Azure Stream untuk mendukung pengembangan produk berbasis IoT.

Sesi berikutnya dibawakan oleh Narenda dari Dicoding. Pada sesi ini, Naren membahas sisi teknis pengembangan aplikasi mobile, hal-hal yang perlu diperhatikan pada saat pembangunan produk berbasis mobile. Naren membahas lanskap teknologi yang tersedia, native atau engine-based development untuk menghasilkan aplikasi mobile. Untuk engine, misalnya AppStudio, atau hybrid-model menggunakan Xamarin dan Visual Studio 2015.

Sesi akhir dibawakan oleh Adam dari Arsanesia, membahas mobile analytic dan app store optimization. Mobile analytic merupakan elemen penting yang perlu diperhatikan oleh developer setelah masa pengembangan untuk melakukan pemantauan keberterimaan aplikasi mereka dipasaran. Salah satu tools yang dapat digunakan adalah Application Insight untuk analitik teknikal dan Mobile Engagement untuk analitik demografi pengguna.

Di akhir acara,ditutup dengan presentasi Microsoft Azure, produk cloud dari Microsoft yang dapat digunakan siapa saja, khususnya mahasiswa dengan akun Dreamspark untuk mengembangkan berbagai solusi, baik web dan mobile.